Selasa, 27 Maret 2012

Eat & Eat Food Market Fasilitasi Pedagang Online dan Pedagang Kecil berjualan di Mall

Eat & Eat Food Market Mal Kelapa Gading (MKG) menggelar Festival Jajanan Online+ mulai 29 Maret hingga 8 April 2012. Sejak beroperasi pada tahun 2008, Eat & Eat Food Market yang sukses menjadi sebuah area makan dengan sajian berbagai jenis makanan khas berselera
sekaligus menghadirkan suasana yang berbeda dari pusat jajanan lain, kali ini Eat & Eat Food Market mencoba menghadirkan sesuatu yang beda bagi pengunjung setianya.
“Festival Jajanan Online+ ini adalah festival kuliner yang menghadirkan sejumlah pedagang yang biasa berdagang secara online di internet, baik via website,blog maupun social media, untuk bisa terlibat di festival ini, namun beberapa pedagang kecil juga dilibatkan, karena memang konsepnya kan pasar kaget sesuai juga dengan konsep Eat and Eat yang Food
Market”, kata Iwan Candra selaku pemilik Eat & Eat Food Market.

Event ini sebetulnya bertujuan sebagai wadah bagi para pedagang online yang (biasanya) berjualan tanpa lapak sekaligus memberikan sarana promosi kepada calon pelanggan baru. Event ini juga memberikan wadah bagi para pedagang skala kecil untuk berjualan dan memperluas promosi kepada calon pelanggan baru, serta Memberikan alternatif kunjungan baru bagi pengunjung setia Eat and Eat Food Market.

Di Festival Jajanan Online+ ini Eat & Eat Food Market MKG menghadirkan sejumlah pedagang yang aktif di dunia online internet seperti Rumah Sushi, Macaronimami, Selai Morning Island, Klappertaart, Zoupa Soup, Cincau Serat Hijau, Ice cream Pisa Cafe, Pisang Kipas, Bakoel Camilan khas Jawa Timur, Aneka Cemilan Cemalcemils dan aneka mainan anak tradisional serta masih banyak lagi yang mungkin hanya bisa dijumpai di Festival Jajanan Online+ ini. Event yang juga dikerjakan oleh tim outsource yang digawangi oleh Afnita Sari ini, tidak hanya menyuguhkan sajian khas berselera dari para pedagang. Festival Jajanan Online+ ini juga
menyiapkan sajian hiburan yang tidak biasa, karena menghadirkan sejumlah "pengamen" yang membawakan lagu-lagu keroncong millennium serta musik campur sari khas Indonesia, untuk membuai telinga para pengunjung Eat & Eat Food Market.
“Kita harapkan kehadiran musik keroncong millennium dan Campur Sari yang khas Indonesia ini bisa semakin memberikan atmosfer yang berbeda saat menikmati sajian makanan di Eat & Eat Food Market dan hanya bisa didapat disini saja (red: Eat & Eat Food Market)”, kata Afnita selaku Event Coordinator.

Festival Jajanan Online+ hadir di Eat & Eat Food Market MKG, mulai tgl 29 Maret hingga 8 April 2012, dengan jam buka mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00 WIB. Produk yang ditawarkan pun beragam, tak hanya makanan namun juga ada produk mainan anak tradisional yang sudah jarang dimainkan. Harganya pun sangat terjangkau,mulai dari Rp 2.000 hingga puluhan ribu. Bagi pengunjung yang ingin selalu up to date dengan segala informasi mengenai Eat & Eat Food Market bisa follow twitter @EatAndEat_News


Sekilas Eat & Eat Food Market

Eat and Eat Food Market adalah sebuah area yang menyediakan berbagai jenis makanan berat dan ringan dari cita rasa lokal hingga internasional. Sekitar 34 counter makanan di sini hadir menawarkan beragam makanan khas dari berbagai daerah dan berbagai pilihan masakan khas
peranakan. Dari mulai makanan Indonesia, Cina peranakan Indonesia, Malaysia
dan Singapura.

Sebutan food market ini, adalah sesuai dengan konsepnya yang menghadirkan konsep pasar tempo dulu, dengan dekorasi dan pernak-pernik yang sangat unik dan langka, karena kelebihannya adalah mengawinkan nuansa Cina peranakan kuno dengan suasana ala Betawi kuno.

Lokasi Eat and Eat Food Market pertama yaitu di Mal Kelapa Gading,berdampingan dengan lokasi Food Court MKG 3, yang merupakan salah foodcourt terbesar di Indonesia, namun berbeda nuansa dengan foodcourt yang hadir dengan nuansa modern, sementara Eat and Eat Food Market dengan nuansa ethnic cina peranakan dan betawi kuno. Eat and Eat Food Market di Mal Kelapa Gading, merupakan pioneer bermunculannya berbagai tempat makan
dengan nuansa yang hampir mirip dan satu-satunya Food Market yang tetap
bertahan dan bahkan sudah memiliki cabang hingga 4 cabang sejak kemunculannya di tahun 2008 dan akan segera menambah cabang di tahun 2012 ini. Selain di Mal Kelapa Gading, Eat & Eat Food Market saat ini juga ada di Gandaria City, Summarecon Mal Serpong dan di Surabaya
.


CONTACT:

Afnita Sari
Event Coodinator
085280114464
afnita.sari(at)gmail(dot)com

twitter : @afnitasari atau @EatAndEat_News

Senin, 06 Februari 2012

Lampu Sein Motor Baiknya Bersuara

Grrr.. ampir aja tadi senggolan sama motor depan aku. Gimana engga.. dia sebenernya mau belok ke kanan, tapi ternyata dia pake lampu sein kiri. Aku yang ambil jalur kanan jadinya nge-rem mendadak ngindarin jegerr sama dia.. untung belakang ga ada mobil atau motor juga, kalo ada bisa nabrak itu.. Huh!

Kejadian begitu cukup sering aku liat kejadian, maksudnya banyak pengguna motor saat menggunakan lampu sein mereka, ternyata banyak yang lupa matiin lampu sein-nya. Sehingga seringkali yang belakang jaga jarak dan kasih kesempatan untuk dia berbelok, tapi ternyata yang dikasih kesempatan ga belok juga, bahkan jalannya cenderung stabil. Itu kan bikin kagok pengendara di belakangnya..

Makanya menurut aku sih, sepertinya para produsen Motor di Indonesia, seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Bajaj, Piaggio dan merk-merk lainnya, mulai mempertimbangkan untuk membuat lampu sein-nya ada suaranya. Seperti kalo mobil matic sedang menggunakan perseneling mundur, kan ada bunyi " tit..tit..tit..!" (bukan bermaksud ngomong jorok ya!) Atau mobil truk mau mundur juga ada suara kan,"Tet..tet..Tet!" Suara itu ternyata kan dibuat dengan fungsi supaya pengemudi kendaraan sadar, bahwa kendaraannya dalam posisi mundur, dan untuk truk itu juga jadi woro-woro ke orang diebalakang truk untuk hati-hati.

Nah kalo lampu sein dibuat ada suaranya, otomatis kan pengendara motor itu sadar bahwa lampu sein yang dia nyalain udah mati atau belum. Kalau malem sih mending, kedap kedip lampu sein-nya keliatan, lah kalo siang kan ga keliatan. PAra produsen motor ini, utk motor baru sudah dibuatkan sistem lampu besarnya otomatis nyala saat motor dinyalakan, katanya ini merujuk pada aturan pemerintah yang mengharuskan motor, menyalakan lampu meski di siang hari. Biar ga pada lupa, dibikin otomatis deh nyalanya. Itu program yang baik menurut aku, kerjasama yang baik antara produsen motor dengan pemerintah. Nah kalo lampu sein ini dibuatkan suara, menurutku juga jadi suatu hal yang sangat membantu dalam mengurangi angka kecelakaan lalulintas akibat human error.

Setuju ga man teman..?

Rabu, 18 Januari 2012

Rasa Indomie Mie Goreng Rendang



Well, saya tuh penyuka mie goreng. Begitu tau Indomie mengeluarkan produk terbaru Mie Goreng rasa Rendang, sebagai orang Padang yang doyan Mie Goreng saya langsung nyobain. Kayaknya Indomie bikin varian rasa ini, karena Rendang jadi makanan favorit dunia ya..? kalo ga salah paling enak, betul ga? kalo paling enak saya setuju jawab iya.



Kembali ke gimana rasa si mie goreng rendang ini ya.. Begitu dibuka bumbunya..wangi bumbu khas rendang sudah tercium,sampe aer liur saya banyak ngebayangin segera melahap mie goreng yang sedang saya masak itu. Setelah mie matang dan saya tiriskan,segera saya camur ke bumbu yang sudah dibuka tadi. Lagi-lagi aer liur banjir dimulut,pengen cepet makan. Apalagi wanginya betul-betul wangi rendang. Warna bumbunya pun sama dengan warna rendang yang agak kering kuahnya,tapi bukan yang rendang bumbu hitam ya.



Setelah saya cobain...ehhmmmm enak banget! Tetapi masuk ke suapan ke-4 mie goreng rasa rendang ini terasa membosankan. Saya pikir mungkin karena ga ada dagingnya,hehehe.. ya iyalah! Jadi karena rada bosan,saya coba makan pake nasi. Lumayan enak juga,ya kayak makan nasi pake bumbu rendang aja. Karena rasanya enak tapi membosankan, saya pun coba makan dengan sedikit mencampurnya dengan sambal botol,hasilnya... lebih seru menurut saya. Jadi ga membosankan :)


Intinya, Indomie Mie Goreng Rendang ini rasanya betul-betul rasa (bumbu) rendang, meski agak membosankan saat menikmatinya hingga habis, saya tetap suka. Tapi kalo saya sih makannya dengan berbagai tambahan, biar ga bosan. Selamat mencoba ya!

Kamis, 01 Desember 2011

blog yang hilang..

Weww.. 2 tahun aja nih blog ga ane kunjungi..hihhihi..sibuk kerjaan,sibuk urus anak dst.. Anyway..singkat cerita,saya sekarang sedang break dari dunia kerja and being a full mother of two handsome boys.. Anak saya sekarang dah 2 loh.. *bangga

Dan setelah lebih dari 2 bln..ternyata masih saja ada teman yang ga habis pikir akan keputusan saya utk break dari karir yg sudah saya rintis sejak masih kuliah. Well,saya pun ga pernah terpikir bakal berhenti kerja. Tapi hidup itu pilihan,dan saya memilih keluarga saya yg jadi prioritas utama saat ini,terutama anak2 yg ditinggal pengasuhnya nikah. Dan Alhamdulillah,karena niat itu datang dari sendiri, ketika saya benar2 resign saya seperti hanya butuh menekan tombol on/off saja.. Tidak terlalu sulit utk adaptasi dgn kehidupan di rumah secara full.

Ya intinya itulah yah.. Pikir2 judul sama isi ga nyambung yak, tapi biar deh.. Ini juga nulisnya krn udah lama ga diisi nih blog, selain sibuk keknya dulu lupa password juga.. ;)p

Okelah..see you then..

Rabu, 11 Maret 2009

My Great Sedan Corolla


Meski sayang sama nih mobil.. terpaksa saya harus jual juga nih Mobil. Soalnya rumah idaman akhirnya ditemukan juga dan membutuhkan uang muka yang ternyata ga cukup ditutupi dengan tabungan saya yang ala kadarnya.


Saya mau jual Great Corolla'92 saya. Saya pakai mobil ini dari 2003 sampai sekarang dan ga ada masalah alias, nyaman2 dan irit2 saja.

Spesifikasi mobilnya :
Manual/AC/Tape/PW/CL/Electric Mirror/Kaki-kaki & Sockbreaker empuk/Mesin halus/Bodi mulus- kaleng alias tidak pernah nabrak.

Plat B (3 digit), STNK dan Pajak Mobil habis Maret 2009, atas nama Saya sendiri. Untuk yang minat beli kalau mau langsung balik nama, saya pinjemin KTP kalau perlu ditemenin ke Samsat Jakarta Timurnya. :) tapi sebelum tgl 15 Maret kudu udah deal nih.. kalau mau dibantu langsung balik nama.

Untuk yang minat bisa hubungi saya ya di 021-71300821.. O ya harganya Rp 59 juta (nego).

Terlampir foto mobilnya -- kalo minat telpon ke saya ya.. Thanks ya semua..


Rabu, 22 Oktober 2008

Global Warming versi Arif..

Kagum deh sama anaknya temanku.. Di tengah isu Global Warming, Sekolah Dasar Tugasku - Pulomas Jakarta, tempat Arif (9 thn) anaknya temenku bersekolah, mencoba memberikan pengetahuan lebih jauh pada anak didiknya.
Ceritanya saat bertemu, Arif berceloteh tentang kegiatan belajar luar sekolah yang baru saja ia ikuti di sekolahnya itu yang membahas mengenai Apa itu Global Warming, dengan bahasanya yang bagiku sangat menarik untuk disimak. Akhirnya aku pun mendengarkan celotehannya sekaligus melihat foto-foto dokumentasi yang dimilikinya.

Arif yang masih duduk di kelas IV SD itu, seperti sangat menyerap apa yang disampaikan oleh Tutornya dari MKG (Mal Kelapa Gading) dan mampu mencernanya dengan baik bahkan hingga menceritakannya kembali kepada orang lain. Menurut cerita Arif, MKG menjadi salah satu mal yang tingkat polusinya terendah, terbukti dengan keberhasilan MKG mendapatkan penghargaan Ketaatan Pengelolaan Lingkungan Hidup tahun 2008 ini.

Selama berkegiatan belajar luar sekolah itu, Arif dan teman-temannya dibawa ke area Kids Safari untuk mendengarkan penjelasan mengenai Program Peduli Global Warming di Mal Kelapa Gading. Mulai dari program daur ulang air, sampah dan juga program penghematan listrik, air dan lainnya.

Yang bikin seneng tuh, si Arif itu tuh asik banget berceloteh membahas sebuah isu yang menurut saya buat anak kecil sih berat yaah.. tapi syukurnya baik si Sekolah Tugasku maupun si MKG, bisa membuat penjelasan mengenai Apa itu Global Warming menjadi sebuah hal yang simple bagi anak-anak. Perlu diterapin nih sama anakku...


Arif, 9 tahun, anaknya temenku yang jadi salah satu peserta Program Special Event SD Tugasku di Mal Kelapa Gading, sedang sibuk mencatat penjelasan tim Managemen MKG.














Saat tim Management MKG memberikan penjelasan mengenai Program Peduli Global Warming di MKG.












Temen-temennya Arif ( duduk : kedua dari kiri) tampak menikmati, kegiatan belajar luar sekolahnya ke Mal Kelapa Gading dengan tema Apakah Global Warming itu.







Cheers,

Kunita

































Senin, 20 Oktober 2008

1st time at the barber shop






Punya bayi emang seru yaa.. Weekend minggu ini, emang udah aku dan suami niatin untuk nge-dundulin lagi anak kami Nadeem (5,5 bln). Tapi sebetulnya kami rasanya sayang sekali untuk membuang semua rambut di kepalanya, karena pengen digondrongin. Tapi dengan alasan supaya pertumbuhan rambutnya rata, akhirnya dengan berat hati kita tetap menggunduli Nadeem.

Tapi menjelang digunduli, aku dan suamiku berinisiatif untuk merapikan terlebih dahulu rambutnya. Bergotong royonglah kami menggunting rambutnya dengan peralatan seadanya. Hasilnya… ternyata he looks cute with that cut hair. Kita rapiin bagian samping kiri dan kanan, kemudian bagian atasnya. Pas mau potong bagian belakang, kata bapaknya,”Ga usah Mi.. kayaknya lebih laki kalo ga dipotong”.

Jadilah rambut ala Tora Sudiro. Hehehe.. Tapi model rambut eksperimen kami ini hanya bertahan 2 hari, karena rambut Nadeem tetap harus digundul, biar bagus numbuhnya.
Sim salabim.. mesin cukur menghabiskan rambut putra kami hanya dalam 8 menit saja.

Lucunya, Nadeem sempat ketawa-ketawa girang waktu pertama mesin itu menyentuh kulit kepalanya. Aku sampe geli banget liat dia. Tapi lama kelamaan, kayaknya dia mulai bosan dan berasa gatel kena rambut, nangis deh!

Tapi seru banget ngeliat perubahan rambut anakku mulai dari model jabrik, model cepak gondrong belakang, sampe botak. Iiihh… gemesin banget ya punya bayi itu.

Mendidik Anak Untuk Bahagia

Add caption Beberapa hari lalu, tepatnya pas anak-anak didik saya di SFC Kids Futsal latihan, ceritanya saya membagikan piala yg sudah ...